fbpx
Telephone

0823 2836 3699

Email

royalkirazpusat@gmail.com

Jam Buka

Senin - Minggu : 08.00 - 23.00

Menjaga daya tahan tubuh bagi orang usia lanjut atau Lansia sangat penting sekali untuk diperhatikan. Misalnya orang tua kita, kakek-nenek kita, dan orang-orang lanjut usia di sekitar kita.

Terutama sekali di masa pandemi  virus Corona yang sedang melanda seluruh dunia ini. Tahukah Anda, bahwa wabah COVID-19 ini bisa menginfeksi siapapun, usia berapapun, termasuk orang yang lanjut usia?

Mengapa Orang Yang Lanjut usia?

Orang yang disebut lanjut usia, jika seseorang sudah berusia lebih dari 65 tahun. Orang yang lanjut usia memiliki sistem imunitas tubuh yang sangat menurun.

Lansia atau orang tua menjadi rentan tertular penyakit infeksi. Hal ini dijelaskan dengan suatu fenomena yang disebut ‘imunosenesens’. Imunosenesens adalah penuaan sistem imun. Fungsi sistem imun menjadi sangat turun.

Dengan fungsi sistem imun yang menurun, orang yang sudah lanjut usia akan lebih sulit untuk melawan infeksi COVID-19. Jumlah sel darah putih, komponen darah yang berfungsi untuk membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh, akan sangat berkurang. Sel imunitas tubuh pada orang yang lanjut usia juga akan lebih sulit untuk mengenali kuman yang masuk ke tubuh.

Selain itu, orang yang lanjut usia juga membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan infeksi, dan cenderung lebih mudah cedera.

Nah, kondisi ini bukanlah suatu kondisi akhir yang tidak bisa diubah. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh lansia.

Pada dasarnya, pola hidup bersih dan sehat yang bisa dilakukan untuk orang yang lanjut usia tidak terlalu berbeda dengan pada usia dewasa. Namun, ada beberapa aspek yang perlu kita perhatikan pada orang yang lanjut usia.

Berikut ini beberapa tips menjaga daya tahan tubuh atau Imunitas bagi mereka yang sudah berusia lanjut.

Lakukan Aktivitas Fisik Secara Rutin

Berusia lanjut bukanlah alasan untuk tidak melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Justru, dengan rutin melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga, dan kegiatan-kegiatan kreatif lainnya, orang yang lanjut usia akan tetap bugar.

Olahraga yang dapat dilakukan untuk orang yang lanjut usia berupa senam, gerakan yang mengandung repetisi atau pengulangan, dan latihan keseimbangan.

Latihan yang dapat dilakukan misalnya dengan berjalan dalam 1 garis lurus sebanyak 2-3 kali seminggu, senam poco-poco, senam jantung, yoga, dan lain-lain.

Jenis olahraga yang cocok untuk orang yang lanjut usia dapat dikonsultasikan dengan dokter keluarga masing-masing.

Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat bagi orang yang lanjut usia, misalnya angkat berat, lari sprint, atau bersepeda.

Aktivitas fisik yang terlalu berat justru dapat berbahaya bagi orang lanjut usia, dengan kemampuan aktivitas fisik yang sudah menurun. Sebisa mungkin, sesuaikan aktivitas fisik dengan kemampuan orang yang lanjut usia.

Tidur yang Cukup

Orang yang lanjut usia memiliki kebutuhan waktu tidur yang lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa. Dengan tidur yang cukup untuk mereka, akan tetap menjaga daya tahan tubuhnya sehingga terus kelihatan bugar.

Jika orang dewasa akan merasa bugar setelah tidur 6 – 7 jam, maka orang yang lanjut usia membutuhkan waktu tidur lebih dari 8 jam per harinya.

Hal ini dijelaskan karena tubuh orang yang berusia lanjut memiliki penurunan fungsional pada berbagai sistem. Waktu untuk mengistirahatkan proses metabolisme tubuh yang dibutuhkan juga menjadi lebih panjang.

Menjaga Daya Tahan Tubuh Bagi Lansia

Beberapa saran yang baik dilakukan bagi Anda yang merawat orang yang berusia lanjut terkait dengan waktu tidur yang cukup adalah ciptakan kamar tidur yang nyaman dan mendukung privasi orang yang lanjut usia. Sebisa mungkin pisahkan ruangan tersebut dari alat-alat elektronik, seperti televisi, radio, atau telepon genggam.

Tidur yang cukup juga harus memperhatikan waktu tidur. Usahakan untuk orang lanjut usia supaya tidak tidur siang terlalu lama, atau tidak lebih dari 1 jam, sehingga dapat masuk ke fase tidur lebih mudah di malam hari.

Orang yang lanjut usia cenderung akan lebih susah tidur di malam hari dan berkurang kualitas tidurnya, sehingga kurang baik untuk sistem imunitas tubuh orang yang lanjut usia.

Kebutuhan Bersosialisasi dan Tetap Produktif

Pada orang yang lanjut usia cenderung lebih memiliki banyak waktu luang, karena sebagian besar orang yang lanjut usia sudah pensiun dari pekerjaannya.

Banyak orang yang lanjut usia yang mengeluhkan merasa kesepian dan menyendiri, karena orang yang tinggal serumah dengannya sibuk, dan tidak ada waktu untuk mengajak bicara atau bersosialisasi.

Akhirnya, banyak dilaporkan orang yang lanjut usia yang mengalami gangguan emosional dan kejiwaan karena kesendirian yang dihadapi.

Oleh karena itu, kebutuhan bersosialisasi bagi orang yang lanjut usia juga sangat penting. Jika orang yang lanjut usia berada di rumah, maka sebaiknya anggota keluarga aktif mengajak orang yang lanjut usia ini berkomunikasi.

Jika orang yang lanjut usia berada di panti jompo atau pelayanan orang lanjut usia lainnya, sebaiknya jangan lupa mengunjungi orang yang lanjut usia ini, untuk berkomunikasi dengan mereka. Hal kecil yang kita luangkan akan sangat berarti bagi mereka.

Selain itu, untuk tetap produktif, orang yang lanjut usia dapat diajak untuk melakukan hal-hal yang positif, seperti membaca buku-buku atau majalah, bacaan ringan, mengisi TTS, atau mengikuti kuis interaktif.

Dengan begini, orang yang lanjut usia juga tetap produktif dan dapat terhindar dari demensia (kepikunan). Mereka yang tetap aktif dan produktif juga dapat terhindar dari stres, sehingga kondisi imunitas tubuhnya juga tetap baik.

Nah, itu adalah beberapa contoh tips menjaga daya tahan tubuh untuk usia lanjut. Bagi Anda yang masih muda, Anda bisa baca Cara Menjaga Imunitas Tubuh Agar Tetap Prima.

Apakah Anda sudah memperhatikan mereka hari ini? Kasih saying dan perhatian Anda bagi orang yang lanjut usia penting untuk menjaga imunitas tubuh mereka melewati wabah COVID-19 ini.

Recommended Articles

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *